Oleh: Gungde Ariwangsa SH
“Sabda pandita ratu, tan kena wola-wali.” Falsafah pemerintahan Jawa yang artinya “sabda raja dan pemuka agama tidak boleh plin-plan” sangat dinantikan sehubungan dengan perpecahan yang menimpa Partai Demokrat (PD). Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang ditunggu-tunggu karena orang dekatnya, Kepala Staf Presiden Moeldoko ikut terlibat dalam terbelahnya PD.
